Cara Kemendes PDTT ramaikan hari Kemerdekaan di Sebatik

REPORTED BY: Andika Pratama

Cara Kemendes PDTT ramaikan hari Kemerdekaan di Sebatik

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) memiliki cara tersendiri dalam meramaikan hari Kemerdekaan Indonesia ke-72. Kemendes PDTT akan menggelar pasar murah dan pelayanan kesehatan di Pulau Sebatik, Kalimantan Utara.

"Kami ingin mewujudkan negara hadir di perbatasan. Kami juga ingin menggelorakan semangat kerja bersama dan mengkampanyekan gerakan Aku Cinta Rupiah sebagai bukti nyata nasionalisme kita," ujar Kepala Biro Humas dan Kerjasama, Fajar Tri Suprapto, di Jakarta, hari ini

Fajar menambahkan, pasar murah akan diadakan di Lapangan Sei Nyamuk, Desa Sei Pancang, Pulau Sebatik, Kalimantan Utara, pada 15-17 Agustus besok. Sejumlah kebutuhan pokok dan bahan sandang lainnya akan dijual dengan harga yang jauh lebih murah dari harga pasaran. Masyarakat akan mendapatkan satu paket sembako dengan harga Rp 50.000,00.

"Jadi dalam paket itu ada 5 kilogram beras, 2 kilogram gula pasir, 1 liter minyak goreng, susu kental manis 1 kaleng, dan 5 bungkus mie instan. Jika di pasaran, harganya bisa mencapai Rp 130.000. Tapi tidak di pasar murah besok," sambungnya.

Semua elemen masyarakat diundang untuk dapat meramaikan dan membeli komoditas di pasar murah tersebut. Pihak kecamatan dan kepala desa akan membantu mengkoordinir partisipasi masyarakat. 

"Ke depan, kami berharap setelah adanya pasar murah tersebut, akan hadir Rumah Pangan Kita (RPK). RPK yang dikoordinir oleh BULOG akan menjadi sentra distribusi sembako di Pulau Sebatik," pungkasnya.

Kegiatan pasar murah merupakan rangkaian kegiatan dari Upacara Kemerdekaan yang digelar di Pulau Sebatik. Mendes PDTT, Eko Putro Sandjojo, akan menjadi Inspektur Upacara (IRUP). 

Layanan pemeriksaan kesehatan

Selain pasar murah, Kemendes PDTT juga menggelar layanan pemeriksaan kesehatan sebagai bentuk bakti sosial kepada masyarakat desa. Kegiatan tersebut akan digelar selama tiga hari, dimulai sejak tanggal 15 Agustus mendatang di Lapangan Sei Pancang.

"Hari pertama kami mulai pada 15 Agustus mendatang dengan pengobatan umum. Akan ada sejumlah dokter umum yang siap untuk melayani masyarakat. Begitu juga di hari kedua, juga ada penyuluhan kesehatan," ungkap Fajar.

Sementara itu di hari ketiga atau pada 17 Agustus, lanjutnya, pelayanan pengobatan akan lebih spesifik, yakni akan ada dokter spesialis anak. Ada dua lokasi untuk pelayanan pengobatan anak, yakni di Lapangan Sei Pancang dan di Pesantren Mutiara Bangsa. 

"Kesehatan anak adalah hal penting karena merekalah generasi penerus bangsa. Upaya tersebut juga menjadi salah satu program dari Kemendes PDTT, yakni Generasi Sehat Cerdas (GSC) yang dikelola di Direktorat Pelayanan Sosial Dasar," sambungnya. 

Untuk menyosialisasikan hal tersebut, Kemendes PDTT bekerjasama dengan Dinas Kesehatan setempat dan RSUD Nunukan akan mengerahkan mobil promosi kesehtan (Promkes) untuk berkeliling Pulau Sebatik. Peran dari Puskesmas setempat juga didorong agar turut memasang informasi pelaksanaan pelayanan kesehatan di hari kemerdekaan besok.

"Pelayanan kesehatan ini juga merupakan upaya negara untuk juga memerhatikan aspek pembangunan manusia. Kami berharap, kegiatan besok menjadi salah satu wujud konkret bahwa negara tidak abai pada perbatasan dan daerah terluar. Pemerintah memegang teguh komitmennya untuk membangun nusantara dari perbatasan," tutupnya.

Peringatan hari kemerdekaan di Pulau Sebatik tersebut didukung oleh berbagai pihak, yakni Pemerintah Provinsi Kaltara, Pemerintah Kabupaten Nunukan, Badan Keamanan Laut, Rajawali Corporation, WIKA, Sinar Mas, Indofood, Triputra Group, Sampoerna Strategic, dan Museum Rekor Indonesia.

DPR akan tindaklanjuti laporan Amnesty International terkait politik apartheid Myanmar
Membedah masalah guru Indonesia
Program Sosial BI harus mampu meningkatkan kesejahteraan petani
Isi pertemuan Jokowi dengan PM Najib
Kemenag sosialisasi larangan selfie di Masjidil Haram
Fetching news ...