Bawaslu izinkan negative campaign

REPORTED BY: Insan Praditya

Bawaslu izinkan negative campaign Ketua Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu), Abhaan

Ketua Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu), Abhaan mengizinkan partai politik melakukan "Negative Campaign" pada pemilu dan pilpres 2019, asalkan dalam kampanye tersebut tidak ada 'Black campaign' di dalamnya.

"Bukan diizinkan atau tidak, diizinkan tapi itu definisinya," ujarnya di gedung DPR-MPR RI, Senin (15/10/2018).

Menurutnya,  Substansi 'Black Cammpaign' berbeda dengan 'Negative Campaign' karena dalam 'Black Campaign' terdapat fitnah dan hatespeech didalamnya sehingga keabsahan dari gagasan tersebut tidak dapat dibuktikan kebenarannya, sementara Negative Campaign' menyampaikan keburukan pihak lawan politik berdasarkan fakta.

"Kalau Black Campaign fitnah,kalau Negative Campaign ini adalah fakta sebuah kebenaran, misalnya, ada orang punya track record korupsi nah itu yang dijadikan alat kampanye," jelasnya .

Dia mengatakan harus melihat dulu substansi dari partai politik maupun kader yang melakukan kampanye tersebut, apakah masuk kedalam Negative Campaign atau Black Campaign, Karena dua hal tersebut dapat dibedakan .

"Jadi kalo persoalan tentang negative campaign dan black campaign harus liat per statis nya ,Ya kami harus liat dulu apakah itu masuk negative campaign  atau black campaign," terangnya.

Undang-Undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 Pasal 280 ayat (1) huruf h dan UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2018, kampanye dilarang menggunakan fasilitas pemerintahan, tempat ibadah, fasilitas pendidikan dan melakukan kampanye hitam.

Hal yang sama juga diatur pada Pasal 69 ayat (1) huruf h PKPU Kampanye Nomor 23 Tahun 2018.

"Nanti rumusan nya di pasal 280 bahwa peserta kampanye itu dilarang melakukan fitnah hatespeech dan sebagainya,apakah itu masuk kesitu atau enggak, jadi lihat kasus nya," lanjutnya.

Sebelumnya, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman memperbolehkan kadernya untuk melakukan Negative Campaign di dalamnya, asalkan lebih dominan melakukan kampanye positif.

"80 persen dalam kampanye kita harus positive campaign. Silakan untuk masuk ke negative campaign cukup 20 persen," ujarnya di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Minggu (14/10/2018).

Sohibul menjelaskan kampanye negatif yang dimaksud adalah fakta-fakta soal kelemahan lawan.

"Negative campaign adalah kampanye yang kita angkat kelemahan lawan kita, tetapi ada faktanya. Enggak bohong itu namanya negative campaign, itu boleh, sebab publik harus tahu calon ini apa kelemahannya," terang dia.

Kubu Prabowo nilai kubu Jokowi sering serang dengan isu-isu aneh
Prabowo-Sandi tiga kali minta maaf, PSI : Mesti taubat dan hijrah
Irlandia selidiki pengakuan tiga pilot yang lihat piring terbang
PDI sebut 'poster Jokowi raja' jurus baru kampanye hitam
Mahathir Mohamad temui Vladimir Putin bahas jet tempur
Fahri Hamzah resmikan program magang ke Jepang
Sri waspadai penguatan dolar dan harga minyak
Akar kecanduan air rebusan pembalut
Korban kekerasan seksual di institusi pendidikan jauh dari keadilan
TKD Jabar: Suara Jokowi-Ma'ruf di Priangan Barat dan Priangan Timur masih lemah
DPR desak Kemenag efisienkan pembuatan kartu nikah
Ma'ruf Amin: Masyarakat salah paham soal orang buta dan budek
Demokrat sepakat dengan Sandiaga soal genderuwo ekonomi di pemerintahan Jokowi
Kubu Prabowo sebut penurunan kemiskinan Jokowi kalah dengan Megawati dan Gusdur
DPR nilai sudah seharusnya standar nilai CPNS tinggi
Fetching news ...