DPR dorong alokasi beasiswa korban bencana Sulteng

REPORTED BY: Insan Praditya

DPR dorong alokasi beasiswa korban bencana Sulteng DPR RI

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Sodik Mudjahid meminta kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kementerian Agama untuk menambah alokasi beasiswa untuk para korban gempa dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah. Hal ini dikatakannya dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR ke IAIN Palu, Sulteng, dimana kampus tersebut juga terkena dampak tsunami dan penjarahan.

“Ketika ada musibah ini, maka kita akan dorong Dirjen Pendidikan Islam untuk menambah alokasi beasiswa untuk Palu, kepada para korban gempa dan tsunami. Mereka tidak ada tempat indekost, tidak ada tempat tinggal, jauh dari orang tua. Itu bagian dari alokasi dana yang ada di Pendis yang angkanya harus ditambah untuk korban bencana di Palu, Sigi dan Donggala ini,” ujar Sodik di IAIN Palu, Sulawesi Tengah, baru-baru ini.

Politisi Gerindra itu juga meminta langsung kepada para media untuk mengawasi jalannya program ini agar segera di laksanakan oleh pemerintah. Sementara itu Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) sudah menyiapkan beasiswa sebesar Rp13 miliar untuk beasiswa 4000 mahasiswa korban gempa Lombok. Sedangkan untuk beasiswa mahasiswa korban bencana Sulteng, Kemenristekdikti masih melakukan pendataan, berapa mahasiswa dan dosen yang menjadi korban dalam bencana ini.

Dalam kunjungan tersebut, Tim Kunspek Komisi VIII DPR RI juga langsung disambut oleh Rektor IAIN Palu, Sagaf S. Petalonge. Rektor IAIN Palu juga menambahkan perlunya dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) untuk rekonstruksi kampus dalam waktu yang cepat tidak mungkin dilakukan tapi membangun gedung yang baru peluangnya bisa lebih cepat.

“Biaya rekonstruksi kampus 1 yang begitu parah ini membutuhkan dana, sudah dilihat oleh Dirjen Pendis dan Komisi VIII DPR RI, dan tentu sudah bisa diambil kesimpulan. Orang tua dan mahasiswa selain trauma secara fisik dan psikologis, secara ekonomi juga mereka lumpuh karena rumahnya hancur dan mata pencarian mereka juga rusak, sehingga bantuan pemerintah saat ini menjadi penting sekali,” pungkas Rektor IAIN Palu.

Kubu Prabowo nilai kubu Jokowi sering serang dengan isu-isu aneh
Prabowo-Sandi tiga kali minta maaf, PSI : Mesti taubat dan hijrah
Irlandia selidiki pengakuan tiga pilot yang lihat piring terbang
PDI sebut 'poster Jokowi raja' jurus baru kampanye hitam
Mahathir Mohamad temui Vladimir Putin bahas jet tempur
Fahri Hamzah resmikan program magang ke Jepang
Sri waspadai penguatan dolar dan harga minyak
Akar kecanduan air rebusan pembalut
Korban kekerasan seksual di institusi pendidikan jauh dari keadilan
TKD Jabar: Suara Jokowi-Ma'ruf di Priangan Barat dan Priangan Timur masih lemah
DPR desak Kemenag efisienkan pembuatan kartu nikah
Ma'ruf Amin: Masyarakat salah paham soal orang buta dan budek
Demokrat sepakat dengan Sandiaga soal genderuwo ekonomi di pemerintahan Jokowi
Kubu Prabowo sebut penurunan kemiskinan Jokowi kalah dengan Megawati dan Gusdur
DPR nilai sudah seharusnya standar nilai CPNS tinggi
Fetching news ...