Meski tarif tak naik, driver online dukung Jokowi

REPORTED BY: Insan Praditya

Meski tarif tak naik, driver online dukung Jokowi Ketua Jaringan Potensi Online Indonesia (JPOI), Helmi Romdhoni

Ketua Jaringan Potensi Online Indonesia (JPOI) Helmi Romdhoni dalam acara diskusi "Suara Driver Online di Pemilu 2019" mengatakan seluruh driver online akan mendukung Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam Pilpres 2019. Ia mengatakan walaupun Jokowi belum mengakomodasi penaikan tarif per kilometer ojek online, Namun menurutnya peranan Jokowi cukup besar dalam bisnis online tersebut.

"Munculnya ojek online dan bisnis online, start-up ini kan di masa pemerintahan Pak Jokowi, dan Pak Jokowi membuka gerbang selebar-lebarnya atas bisnis kreatif ini," kata Helmi saat ditemui wartawan Rimanews di Gado gado Boplo, Kuningan, Jakarta, Rabu (07/11/2018).

Saat ditanya apakah suara para driver online akan efektif memenangkan pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf, Helmi mengatakan tetap optimistis akan memenangkan Jokowi-Ma'ruf. Sebab, menurutnya jumlah driver online di Indonesia sekitar 3 juta lebih yang dapat menjadi peluang besar bagi Jokowi.

"Dan bicara secara politik sosial, ojek online hingga saat ini ada 3.115.000 ojek online aktif di Indonesia. Dan itu merupakan peluang besar pak Jokowi jika Pak Jokowi mau ambil sikap yang jelas," ujarnya.

Helmi berharap pemerintah memiliki bisnis online sendiri yang diatur oleh BUMN khusus nya untuk ojek online. Dengan begitu, menurutnya pemerintah dapat menyesuaikan tarif berdasarkan Upah Minum Regional atau UMR dimasing-masing wilayah di Indonesia.

"Ketika ada pemerintah buat aplikasi sendiri berarti kan pemerintah membuat penyesuaian tarif, yang itu berdasarkan UMR Jakarta," pungkasnya.

Senada dengan itu, Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany mengatakan dukungan seluruh driver online di Pemilu 2019 tidak diragukan lagi. Sebab, menurutnya sikap Presiden Jokowi selalu serius dalam memberikan dukungan terhadap ojek online di Indonesia.

"Saya kira cukup optimis suaranya akan ke pak Jokowi kenapa saya katakan begitu? karena pak Jokowi yang secara serius membicarakan dan secara serius memberikan dukungan terhadap bisnis online dan driver online," kata Tsamara saat ditemui wartawan di Gado gado Boplo, Kuningan, Jakarta, Rabu (07/11/2018).

Tsamara juga menyindir sikap kubu oposisi yang kurang menyoroti nasib para driver online. Ia mengaku tak melihat pergerakan kubu oposisi dalam mendengarkan aspirasi para driver online dan bisnis online.

"Saya tak pernah dengar misalnya kandidat sana bicara soal bagaimana kemudian memperbanyak bisnis online atau bagaimana dukungan konkrit lainnya. Karena Oke Oce aja belum berhasil bagaimana mereka mau bisnis online," pungkasnya.

 

BPN usul pemantau Internasional awasi Pilpres 2019
3 Gunung Indonesia terbaik yang cocok untuk pendaki pemula
Kubu Jokowi klaim paling sedikit langgar aturan kampanye
Siapa pelanggar kampanye terbanyak? Ini kata Bawaslu
Bukan hanya barang, Cina juga bikin Kota Paris versi KW
3 bulan kampanye Pemilu, Bawaslu catat 192 ribu pelanggaran
\
Palestina jadi isu penting agenda diplomasi Parlemen
Penyebab korupsi menurut ahli filsafat Islam
Tanggapi #Sandiwara Uno, PAN: TKN sebaiknya fokus pada kebijakan dan program
Fahri Hamzah setuju pembentukan Pansus KTP elektronik
PDI: BPN pindah ke Jateng justru membangunkan banteng tidur
Sandi dituding playing victim, BPN: Jangan langsung tuduh
Fitnah Jokowi PKI, BPN minta La Nyalla diproses polisi
Momen kampanye, pengamat ragu DPR segera revisi UU perkawinan
Fetching news ...