FWJ ajak media tangkal hoaks di tahun politik

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

FWJ ajak media tangkal hoaks di tahun politik

Forum Wartawan Joeang (FWJ) mengajak media untuk mengembalikan kepercayaan publik dengan menjawab tantangan atas maraknya serbuan berita hoaks atau informasi bohong yang dibuat seolah-olah sebagai karya jurnalistik.

"Berita hoaks sangat meresahkan masyarakat. Kami berharap media-media mainstrem di Indonesia bisa ikut berkontribusi positif untuk menangkal hoaks dan fitnah di tahun politik ini," tegas Ketua FWJ Rizki saat diskusi publik bertema "Tahun Politik, Media Menangkal Hoax & Fitnah" di UP2YU Cafe Hotel Ibis Cikini, Menteng Jakpus, Jumat (19/10/2018).

Rizki menilai peran media dinilai sangat penting dalam membangun komunikasi ke masyarakat dalam rangka mencegah berita hoaks, ujaran kebencian, dan intoleransi serta mendukung membentuk opini positif.

Sementara itu, Kepala Biro Humas Kemkominfo RI, Ferdinandus Setu menegaskan bahwa Kemenkominfo RI siap berjuang melawan hoaks saat ini. Dia pun mengajak semua pihak untuk bergotong-royong melawan hoaks atau kabar palsu dan fitnah yang merajelela akhir-akhir ini.

"Kami berjuang terus untuk melawan hoak dan gotong royong melawan berita bohong dan kabar palsu," terang Ferdinandus.

Dikatakan Ferdinandus, Kemkominfo akan bersikap tegas dengan banyaknya portal-portal online yang kerap memberitakan berita bohong ini, dan negara memiliki dasar hukum untuk melindungi netizen.

"Hoaks adalah sesuatu yang perlu kita hindari, itu sesuatu yang salah dan keliru," jelasnya.

Ia pun menyayangkan jika disinformasi dibuat untuk tujuan tertentu dan menghalalkan segala cara dengan menyebarkan fitnah yang sengaja dibuat untuk merugikan orang lain.

"Kominfo sudah melakukan pendekatan untuk mengalahkan hoaks. Salah satunya adalah pendekatan regulasi, pendekatan teknologi untuk menghalau konten yang ingin memecah dan pendekatan sosial budaya," pungkasnya.

Turut hadir narasumber lainnya di antaranya Kapendam Jaya, Kolonel Inf Kristomei Sianturi, pengamat IPI Karyono Wibowo, Ketua JPPR Sunanto, Ketua Forum Wartawan Polri Naek Pangaribuan dan Komisioner KPI Stefano Pariera.

Kubu Prabowo nilai kubu Jokowi sering serang dengan isu-isu aneh
Prabowo-Sandi tiga kali minta maaf, PSI : Mesti taubat dan hijrah
Irlandia selidiki pengakuan tiga pilot yang lihat piring terbang
PDI sebut 'poster Jokowi raja' jurus baru kampanye hitam
Mahathir Mohamad temui Vladimir Putin bahas jet tempur
Fahri Hamzah resmikan program magang ke Jepang
Sri waspadai penguatan dolar dan harga minyak
Akar kecanduan air rebusan pembalut
Korban kekerasan seksual di institusi pendidikan jauh dari keadilan
TKD Jabar: Suara Jokowi-Ma'ruf di Priangan Barat dan Priangan Timur masih lemah
DPR desak Kemenag efisienkan pembuatan kartu nikah
Ma'ruf Amin: Masyarakat salah paham soal orang buta dan budek
Demokrat sepakat dengan Sandiaga soal genderuwo ekonomi di pemerintahan Jokowi
Kubu Prabowo sebut penurunan kemiskinan Jokowi kalah dengan Megawati dan Gusdur
DPR nilai sudah seharusnya standar nilai CPNS tinggi
Fetching news ...